Sabtu, 25 Februari 2012

BELAJAR DARI SEBUAH PILIHAN YANG SALAH


Tepat tiga bulan yang lalu aku membuat pilihan ini. Pilihan yang tidak mudah memang. Tetapi bukan pilihan yang sulit juga. Memakai nalar pun bisa sebenarnya dan tentu saja dengan pedoman iman.

Aku sidang dan dinyatakan LULUS tanggal 16 juni 2011 dengan predikat CUMLAUDE setelah pernah dapat nilai D terutama untuk mata kuliah Akuntansi Keuangan Menengah 2, Akuntansi Lanjutan 1, dan Manajemen Keuangan 2 karena begitu malasnya aku waktu itu terutama untuk matkul yang berbau hitungan (padahal aku anak akuntansi :p). Setelah LULUS aku gusar dengan masa depanku. Melihat kiri kanan. Setiap orang memiliki nasib yang berbeda-beda. Ada yang SUKSES dan diterima di KAP BIG FOUR, GROUP ASTRA, Bank BUMN, dsb. Ada juga yang dapat beasiswa ke luar negeri untuk melanjutkan studi S2. Namun juga banyak yang menjadi pengangguran walau secara akademis IPKnya bagus.
Waktu itu aku benar-benar sudah tak sabar, mungkin bosan juga dengan aktivitasku yang hanya sebagai guru les privat untuk mahasiswa dari sebuah lembaga bimbingan belajar yang kudirikan yaitu ATC (ALLEGRIA TUTORIAL CLUB). Lembaga bimbingan yang mempunyai omzet sekitar 6 juta per bulan dengan jumlah mahasiswa binaan 100an. Sedangkan pendapatanku sebagai manajer ATC sekaligus guru les privat PENGANTAR AKUNTANSI dan AKUNTANSI BIAYA sebesar 2 juta per bulan cukup untuk biaya sehari-hari serta biaya untuk mencari pekerjaan yang lebih baik di Surabaya.
Aku apply kemana-mana. Bahkan aku sudah apply sekitar 150an perusahaan baik skala mikro, menengah maupun korporasi. Namun yang dipanggil untuk tes selanjutnya hanya 10%, itupun mulai dari perusahaan kecil di Sidoarjo sampai perusahaan internasional di Jakarta. Ada yang menggembirakan namun juga tak sedikit yang mengecewakan. So far, semua karena kealpaanku mengenai materi kuliah (gara-gara dulu sering menghafal, bukan memahami) dan fatalnya aku kurang meminta padaNya lewat sujud-sujud yang panjang.
Mayoritas aku berjodoh dengan perusahaan di bawah naungan ASTRA INTERNATIONAL, mulai dari Showa (anak Astra Honda Motor), AHM (Astra Honda Motor), PT AT Indonesia (anak Astra Otoparts), Pandu Engineering (anak United Tractors). Sungguh aku sangat bersemangat sekali waktu itu untuk bisa menjadi karyawan ASTRA. Bahkan aku rela ke Bekasi dan ke Sunter untuk mengikuti tes nya disana. Menjejakkkan kaki sendirian di Jakarta dengan ditemani backpack Polo Hunter-ku yang setia.
Bulan Oktober 2011, aku ikut Job Fair UNAIR (Universitas Airlangga) yang mayoritas disesaki perusahaan perbankan. Aku iseng apply.  Ternyata aku dipanggil tes PT BANK RAKYAT INDONESIA Persero Tbk setelah menyisihkan ribuan pendaftar yang berminat kerja di perbakan. Aku ingat, aku tes di Fakultas Hukum UNAIR sehari penuh. Berikutnya aku tes user dan kesehatan. Di sisi lain, sebenarnya aku bimbang sekali. Terutama karena aku dinyatakan bisa ikut tes user AHM di Sunter sebagai tax staff. Dream comes true. But, aku harus membuat pilihan. Akhirnya aku berangkat ke Jakarta untuk mengikuti tes AHM. Ternyata nasib berkata lain, aku ditelpon dan dinyatakan LOLOS menjadi PPS AUDIT BRI. Entahlah, waktu itu perasaanku berkecamuk. Tetapi aku ingat, aku sudah menandatangani kontrak. Aku harus konsekuen atas pilihan yang kuambil akibat keisengan dan kurang yakinnya aku atas nikmat Rabb semesta alam.
Setelah sampai disini, banyak hal yang terjadi. Mulai komentar teman-teman seangkatanku mengenai penampilanku. Sudut pandang yang tak sepaham. Bagaimanapun aku sudah tertarbiyah selama 4 tahun dan tidak mudah begitu saja aku boleh kalah dengan lingkungan. Walau kenyataanya aku terdampar disini. Aku akan tetap bertahan, berusaha jangan terwarnai, walaupun in fact sedikit terwarnai. Tetapi aku yakin, ini adalah ujian bagiku atas keraguanku selama ini. ALLAH mendatangkan ini supaya aku belajar lebih untuk MEMPERCAYAINYA. Mempercayai bahwa skenarioNYA yang terbaik jika kita bersandar padaNYA. Bukan bersandar dari nasehat teman dan keluarga yang belum tentu benar.  
Dari sini aku belajar sabar dengan mencoba ikhlas menuntut ilmu di sini. Menyerapnya sedikit demi sedikit karena aku yakin, suatu saat ilmu ini akan berguna. Tentu saja aku juga tidak terlepas dari lingkaran lingkaran yang ada. Tetap terkoneksi dengan mereka. Meminta nasehat dari mereka (ikhwahfillah). Pada akhirnya aku bisa LEGA sementara. Serta akan terus memperbaiki diri. Semoga kawan-kawan juga positif thinking. Berikutnya biarlah saya bergerak untuk mimpi-mimpi saya selanjutnya dan ALLAH tahu apa yang saya rencanakan.
Dari peristiwa ini aku belajar akan siklus tiga tahunan yang terjadi. Mulai dari SMP yang sering rangking pararel, tetapi kemudian NUN jeblok karena malas belajar dan jenuh menyapa. Namun bisa terselamatkan karena waktu itu ujian masuk SMA 2 KEDIRI terdiri dari 2 komponen yaitu: NUN dan ujian tulis. Alhamdulilllah nilaiku terkatrol dan bisa meraih nomor urut 125 dan diterima di SMA 2 KEDIRI.
Saat SMA, aku selalu rangking 3 besar dikelas dan aktif mengirim tulisan untuk mading sekolah. Namun, sepertinya saya memang bandel. Ketika menjelang ujian SPMB (sekarang SNMPTN), saya sangat malas sekali, padahal juga sudah ikut bimbingan SSC di KEDIRI. Buntutnya aku tidak diterima di UI tetapi diterima di Manajemen UNESA.
Aku memutuskan bertahan di rumah setahun, tidak kuliah. Berkebun, membantu Ibu memasak dan bersih-bersih rumah. Sempat stress dan malu. Pernah 3 minggu menjadi penjaga rental dan tukang fotokopi. Sempat malu karena kepergok tetangga, namun akhirnya berhenti kerja. Kemudian fokus dengan bank soal SPMB yang aku lalap habis. Akhirnya pilihanku untuk SPMB di tahun berikutnya berubah drastis. Aku memilih UNAIR jurusan Akuntansi, padahal dulu aku IPA. Tidak mudah bagiku untuk mencintai UNAIR, tetapi ini adalah pilihanku sendiri. Berikutnya aku menemukan saudara-saudara seperjuangan yang saling mengingatkan dan mencintai karena ALLAH.
Dari sini aku jadi tahu bahwa, kemalasanlah dan kekurangyakinnnya aku atas KUASA ALLAH yang menjadi akar masalahku selama ini. Maka dari titik inilah aku belajar kembali, mengeja mimpi kembali, memulainya dari NOL, membuat pilihan yang semoga tepat menurutNYA. Dan saat ini pun aku sedang berikhtiar dan berusaha tawakkal padaNYA.

Dari gelombang kehidupan ini aku belajar bahwa hidup tak selamanya lurus, tetapi hidup di jalan yang bengkok itu pun membuat hidup tidak tentram. Dari pilihan yang salah ini, aku mencoba berubah. Pelan namun pasti. Janji ALLAH itu PASTI.




oya, mampir ke sini sob: ada novel menarik dari toko buku afra semisal da conspiracao novel berlatar sejarah Islam di Sumbawa, diskonnya pun juga bikin ketagihan. 

http://www.tokobukuafra.com/da-conspiracao-afifah-afra?tracking=513ebafb39e93

4 komentar:

Tulisan Januar mengatakan...

saya suka desain blognya yang dipilih. Walaupun belum membaca seluruh isi blognya, tapi sepertinya blog ini akan membuat orang betah untuk membacanya. Keep posting :D

mila mawaddah mengatakan...

thanks for the comment, mari menebar benih kebaikan lewat pena :)

rara mengatakan...

mbak allegria tutorial masih ada di sby ga? minta kontaknya dong

Mila Mawaddah mengatakan...

aku sudah gak di sby lagi sist, mau les atau gimana? kontak lewat email aja ya... email: milamawaddah@gmail.com maaf baru balas

Posting Komentar

 
;