Senin, 22 Oktober 2012 0 komentar

FENOMENA PEMANFAATAN E-COMMERCE PADA INDUSTRI MUSIK


Oleh: Mila Mawaddah (tugas sistem informasi manajemen tahun 2009)

Saat ini booming pemanfaatan e-commerce pada industri musik semakin menjadi fenomena di kalangan masyarakat baik penikmat musik maupun pencipta musik itu sendiri. Dahulu sebelum booming pemanfaatan internet, pencipta lagu dan label musik lebih menekankan pemasaran hasil karya mereka melalui kaset, CD, dan DVD. Selain itu, iklan dari produk musik tersebut pun melalui iklan di televisi, majalah, dan koran dimana hanya didominasi oleh penyanyi atau grup band ternama saja. Namun dengan semakin berkembangnya teknologi yang sangat pesat dalam hal ini adalah internet maka semakin banyak pencipta lagu maupun label musik mulai memanfaatkan internet untuk memasarkan produknya dan melakukan transaksi bisnis dengan penikmat musik.
Selanjutnya, revolusi industri musik tengah bergulir cepat. Format musik digital kini kian menggeser piringan hitam, kaset, dan cakram padat. Toko-toko musik digital pun menjamur, baik di pusat belanja maupun di internet. Di dalam toko musik digital itu, sebuah kursi busa bercabang tiga tampak terpajang anggun. Pada setiap cabangnya terdapat satu monitor komputer layar datar yang dilengkapi sebuah tetikus dan satu headphone cukup besar. Calon pembeli bisa dengan bebas mengutak-atik komputer itu tanpa pramuniaga yang memberikan pelayanan. Komputer tersebut berisi daftar lagu, klip video, dan ring tone telepon seluler, yang bisa didengarkan dan dibeli. Cukup klik lagu yang diinginkan lalu mendengar{annya, dan jika tertarik, pembeli hanya perlu menekan satu tombol. Sedetik berselang lagu itu pun langsung masuk keranjang data yang tersedia.
Dapat dikqtakan fahwa pencarian lagu lumayan mudah karena $engan mengklik nama band atau albumnya, maka0semua lagu terkait akan ditampilkan. Selain itu, ada menu berdasarkan genre, album keluaran terbaru, dan Top 100. Tarra Digital Kiosk yang terdapat di toko musik Societie di pusat be,anja FX, Jakarta, itu melego setiapdlagunya Rp 7.50p. Tempo mencoba layanan toko musik digital itu dengcn membeli tujuh lagu dari empat pemusik: Nidjm, Naif, Java Jive, dan Chrisye. Total yang mdsti dibayar Rp 50.500. Setelah menentukan pilihan, pelayao toko menanyakan pilihan media penyimpanan: bisa USB flash drive, MP3 player,`atau ke telepon seluler. Transfer ke iPod dan cakram padat untuk sementara tak bisa dilakukan (Oktamandjaya Wiguna : 2009).
Jadi, menjadi hal yang tidak meogheRankan jika pmnikmat musik semakin dimanjakan dEngan !danya pemanfaatan e-commerce pada industri musik. Penikmat musik dapat dengan mudah mengakses lagu maupun video klip dari penyanyi maupun grup band favorit mereka dari pasar digital. Mereka dapat mengunduh lagu dari pasar digital tanpa harus memiliki album fisiknya bahkan mereka bisa memilih lagu yang mereka sukai tanpa harus memiliki satu album. Selain itu, pencipta lagu semakin diuntungkan karena mereka tak perlu bersusah payah membuat satu album tetapi cukup dengan satu lagu tetapi jika lagu tersebut menjadi hits maka yang mengunduh lagu tersebut dari internet maupun pasar digital pun semakin banyak.
Pemanfaatan e-commerce yang semakin pesat pada industri musik ini juga didukung oleh peralatan-peralatan yang berbasis teknologi yang memadai. Salah satunya adalah dengan adanya iPhone keluaran Apple. Dengan iPhone, maka penikmat musik bisa langsung mengunduh  ribuan lagu langsung di ponselnya. Selain iPhone juga terdapat Nokia yang muncul dengan layanan Comes With Music (CWM). Layanan ini memungkinkan pengguna mengunduh lagu di katalog Nokia yang berisi total empat juta lagu. Fokus Nokia di bidang musik memang sangat besar. Selain itu, Nokia juga meluncurkan Nokia seri 5320 Xpress- Music dan Nokia 5220 Xpress-Music dan pabrikan asal Finlandia itu menggandeng Universal Music Group(UMG), serta memberi kesempatan bagi pembeli untuk mengunduh 100 lagu lokal atau internasional melalui katalog UMG di www.nokiaasia. com/musicredemption. Namun, layanan unduh musik Nokia Music Store di www.musicstore.nokia.com belum bisa diakses di Indonesia. Fasilitas itu hanya teòsedia di Singapura, Australia, Inggris, dan negara-nEgara Eropa lainnya (okezone : 2009).
Selain iPhone dan Nokia j5ga terdepat Sony Ericsson dengan layanan PlayNow Kiosk yang memungkinka~ pengguna untuk mengunduh film, serial TV, game, dan ribuan lagu b%bas -DRM (Digital Rights Management) langsung ke ponsel Sony Ericsson tanpa koneksi GPRS. Adapun harga kompilasi 50 lagu yang ditawarkan oleh Sony Ericsson cukup murah yakné Rp29.999 (okezone : 2009). Sehingga depat dikatak`n!cahwa dengan adanya pemanfaatan e-commerce pada ineustri musik yang didukuno oleh pacrikan ponsel maka timbullah rimbiosis mutualisme yang saling månguntunokan diaîtara pihak yang saling terkait. Dan dengan satu`miliar handset terjual setiap tahun, para analiw pasar memprediksi bahwa fasilitas une}h musik dan hiburan lainnya memegang pevanan penting dalam industri musik saat ini.
Oleh karena itu, bagi pihak yang bergerak sendiri atau independent (Indie) tentu memiliki alternatif untuk mempromosikan dan menjual lagu lewat IntevNet. Internet qdaláh sebuah multimedia yang memberikan banyak sekali keuntungan bagi orang(yang sungguh-sunoguh memanfaatkannya. Bahkan saat ini, artis atau band yang sudah verkenal, menjadikao inturnet sebagai media promosi yang sangat diandalkan. Adapun"bmberapa situs dari sekian banyak situs di internet yang bisa dijadikaf sarana untuk mempromosyka. dan menjual$lagu atau karya musik, diantaranya :
  1. Reverbnation.com - inilah situs yang mulai populer dikalangan pemusik independent dunia sebagai media yang ampuh untuk promosi. bahkan lagu tersebut dapat dijual dengan bantuan Reverbnation melalui jaringan music online store paling populer didunia seperti, iTunes, Amazon, Napster, dll.
  2. Digital Beat Store - ini adalah toko musik online pertama di indonesia.
  3. IM:Port Musik - Situs komunitas musisi indonesia milik musisi Anang Hermansyah. situs ini sangat strategis untuk sarana promosi band/solois terutama Indie (tembang.web.id : 2009).
Dengan demikian, pasar digital diharapkan dapat melanjutkan kecenderungan yang meningkat dalam kurun 2-3 tahun ini. Namun, bila organisasi media skala besar tidak dapat bertransformasi secara cepat, mereka akan kehilangan kesempatan memperoleh peningkatan pendapatan. Dengan pemikiran ini, strategi prioritas sebaiknya difokuskan pada lima hal: pertama, mengeksekusi transformasi digital secara cepat dan efektif. Kedua, secara agresif mencari kesempatan melakukan distribusi dengan multiplatform. Ketiga, terus-menerus menjalankan inovasi produk. Keempat, menyelaraskan struktur biaya dengan aliran pendapatan baru. Dan kelima, memahami konsumen dan menyampaikan kebutuhan mereka (Julianto Sidarto:2008).
Referensi :
Unduh Konten Digital Langsung ke Ponsel.2009

Promosi dan Jual Lagu di Internet. 2009

Sidarto, Julianto. Memahami Perubahan di Dunia Media dan Hiburan.2008

Wiguna, Oktamandjaya.Gebrakan Musik Digital. 2009

Minggu, 21 Oktober 2012 0 komentar

Biografi Anas Bin Malik: Seorang Periwayat Hadist


Beliau adalah Anas bin Malik bin Nadzor bin Dhomdom bin Zaid bin Harom bin Jundub bin Amir bin Ghanam bin Adi bin An Najjar, Abu Hamzah Al Ansori Al Khazraji. Dia termasuk kerabat Rasulullah n dari jalur istri. Ia juga muridnya, pengikutnya dan sahabat yang terakhir meninggal dunia.

Ia adalah pambantu Rasulullah n seorang yang banyak meriwayatkan hadits darinya. Ibunya adalah Ummu Sulaim Malikah binti Milhan bin Kholid bin Zaid bin Harom, istri Abi Tholhah Zaid bin Sahl Al Ansori. Ketika nabi saw datang ke Madinah, Anas berumur 10 tahun. Dan ketika itu juga, ibunya datang kepada nabi saw dan berkata kepadanya: "Ini adalah Anas anak yang pandai yang akan menjadi pembantumu". Maka nabi pun menerimanya.
 
Lahir beliau

Ketika Rasul datang ke Madinah, Anas berumur 10 tahun, dan ketika beliau wafat Anas berumur 20 tahun. Jadi Anas lahir 10 tahun sebelum tahun hijriyah atau bertepatan dengan tahun 612  Masehi. Ibunya juga seorang yang pandai dan telah masuk Islam, sehingga Anas pun dari kecil telah memeluk agama Islam.

Gelar beliau

Rasulullah saw. memberikan gelar kepadanya dengan Abu Hamzah (Singa). 
 
Keilmuan dan Periwayatan Hadits

Ia adalah seorang Mufti, Qori, Muhaddits, Perowi Islam. Dia mendapatkan banyak ilmu dari Rasulullah n , Abu Bakar, Umar, Usman, Mu'ad, Usaid Al Hudair, Abi Tholhah, Ibunya sendiri Ummu Sulaim putri Milhan, Bibinya Ummu Haram dan suaminya Ubadah bin Shamit, Abu Dzar, Malik bin Sha'sha'ah, Abi Hurairah, Fatimah dan masih banyak lainnya.

Darinya juga banyak mencetak orang-orang penting, diantaranya adalah Al Hasan, Ibnu Sirin, Asy Sya'bi, Abu Kilabah, Makhul, Umar bin Abdul Aziz, Tsabit Al Banani, Bakar bin Abdillah Al Mazani, Az Zuhri, Qotadah, Ibnul Munkadir, Ishak bin Abdillah bin Abi Tholhah, Abdul Aziz bin Shuhaib, Syuaib bin Al Habhab, Amru bin Amir al Kufi, Sulaiman At Taimi, Hamid At Thowil, Yahya bin Sa'id Al Ansori, Katsir bin Salim, Isa bin Thohman dan Umar bin Syakir.

Dan para sahabat beliau yang tsiqoh lebih dari 150 orang, sedang yang lemah sekitar 190 sahabat. Selebihnya adalah orang – orang yang tidak tsiqoh bahkan hadits dari mereka secara global dibuang. Seperti : Ibrahim bin Hadbah, Dinar bin Abu Makis, Khorrosy bin Abdillah, Musa At Tahwil. Mereka hidup setelah 200 tahun, mereka tidak dianggap.

Anas menemani Nabi saw dengan sempurna. Ia benar-benar sempurna dalam bermulazamah kepada beliau sejak beliau hijrah, sampai meninggal. Dia juga banyak mengikuti peperangan bersama beliau, juga berbaiat di bawah pohon (Bai'at Ridwan). 

Anas jika berbicara tentang hadits Rasulullah n , maka setelah selasai ia mengatakan "Sebagaimana yang dikatakan Rasulullah n "  
Musnad Anas sebanyak 2.286, yang disepakati Bukhari dan Muslim sebanyak 180 hadits, dan yang hanya dalam riwayat Bukhari 80 hadits dan Muslim 90 hadits. 

Do'a Rasul terhadap Anas

Ibunya datang kepada Rasulullah n dan berkata : "Wahai Rasulullah n ini adalah Anas, anak yang cerdas mau menbantumu". Kemudian Anas diserahkan kepada Rasulullah n dan beliau pun menerimanya. Ibunya pun memohon kepada Rasulullah n untuk mendoakan Anas, maka Rasul pun berdoa untuknya,

اللهم أكثر ماله وولده وأدخله الجنة 
اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالَهُ وَوَلَدَهُ وَأَطِلْ عُمُرَهُ وَاغْفِرْ ذَنْبه  .

"Ya Allah perbanyaklah anak dan hartanya, serta masukkanlah dia ke dalam surga"  dalam riwayat lain, "Ya Allah perbanyaklah harta dan anaknya, panjangkanlah umurnya dan ampunilah dosanya"

Anas berkata, "Demi Allah hartaku sangat melimpah, sampai kurma dan anggurku berbuah dua kali dalam setahun. Jumlah anak-anak dan cucuku - cucuku mencapai seratus." dalam riwayat lain seratus enam. Dalam riwayat lain juga disebutkan dari anak perempuannya Aminah, mengabarkan tentang anak beliau yang mati dan dikuburkan saja itu mencapai 120 anak, selain cucunya, itu pada saat Hajjaj berkuasa di Basrah. 

Berkat do'a Rasulullah saw. ia menjadi sahabat yang paling banyak anaknya serta paling panjang umurnya, dan paling akhir meninggal dunia.

Penjaga Rahasia Rasulullah saw.
  
Suatu hari Anas melayani Rasulullah saw.  sampai selesai, kemudian dia berkata: " Nabi sedang tidur siang", kemudian dia pergi dan didapatinya anak-anak pada bermain. Kemudian ia berdiri dan melihat permainan mereka. Tiba-tiba nabi datang, dan memberi salam kepada mereka. Terus memanggil Anas dan mengutusnya untuk suatu urusan. Sepertinya ini adalah perintah rahasia, hingga dia mendatangi ibunya dengan pelan. Ibunya bertanya "Ada apa denganmu"?  Anas menjawab, "Nabi mengutusku untuk suatu urusan. Ibunya bertanya lagi, "Urusan apa itu?" Anas menjawab, "Ini adalah rahasia nabi". Maka ibunya berkata, " Jagalah rahasia Rasulullah saw. Maka Anas tidak menceritakan kepada siapapun. 
Akhlah Rasulullah saw.  terhadap Anas.

Pada suatu hari Rasulullah n mengutus anas untuk suatu hajat, kemudian dia berkata, Demi Allah saya tidak akan pergi! Dalam hatiku aku akan pergi kalau nabi menyuruhku. Kemudian dia pergi dan melintasi anak-anak yang sedang bermain di pasar. Maka tiba-tiba Rasulullah n memegang tengkuknya dari belakang. Kemudian dia melihat kepada beliau, ternyata beliau tersenyum dan berkata, "Wahai Unais, pergilah sesuai apa yang aku perintahkan! Maka anas menjawab : Baik Rasulullah n saya akan pergi. Anas berkata " Demi Allah saya telah menjadi pembantu beliau selama 9 tahun, saya tidak mendapatkan beliau komentar apa yang aku kerjakan" Kenapa kamu berbuat sepert ini dan begini? Atau sesuatu yang aku tinggalkan,  " Kenapa kamu tidak berbuat seperti ini?" 

Anas telah menjadi pembantu Rasulullah saw.  bertahun-tahun tapi beliau tidak pernah mencelanya sama sekali, tidak pernah memukul, tidak pernah menghardik, tidak pernah bermuka masam, tidak pernah menyuruhnya dan dia malas kemudian Rasulullah n mencelanya. Maka jika salah satu keluarganya mencelanya, beliau berkata, " Biarkanlah apa yang dia kerjakan!" 
  
Tsabit bertanya kepada Anas "Apakah tanganmu pernah bersentuhan dengan telapak tangan Rasulullah saw? Ia menjawab, Ya, pernah. Ia mengulurkannya padaku, dan aku menyambutnya.
 
Candanya Rasul kepada Anas

Rasulullah n juga pernah bercanda dengan Anas. Beliau berkata padanya : ياذا الأذنين ) ) "Wahai yang punya dua telinga"  

Makan beliau

Abu Ja'far berkata, "Anas itu berbelang, dan sangat jelas sekali. Dan sya melihat dia makan dengan suapan besar"
Abu Ayub berkata, " Anas lemah dalam mengerjakan puasa, maka ia membuat makanan, kemudian memanggil 30 orang miskin dan memberi makan mereka. 

Cincin Anas

Ibnu Sirin berkata, " Di cincin Anas terdapat lukisan srigala" Sedang menurut Az Zuhri, dari Anas, bahwa cincinnnya bertuliskan "Muhammad Rasulullah" Jika mau ke kamar mandi, ia melepasnya. 

Keutamaan Anas

Nabi saw talah mengkhususkan Anas dengan sebagian ilmu. Diantaranya adalah sabda beliau kepada Anas, bahwasanya beliau mampu mendatangi sembilan isrinya pada waktu dhuha dengan sekali mandi. 

Rasulullah saw. mempersaudarakan antara Muhajirin dan Ansor di rumah Anas, dan mereka berjumlah 90 orang. Setengah dari Muhajirin dan setengahnya lagi dari Ansor. Rasulullah saw  mempersaudarakan mereka atas persamaan diantara mereka, saling mewarisi setelah meninggal tanpa ada hubungan rahim, sampai terjadinya perang Badar. Ketika turun ayat:

{ وأولو الأرحام بعضهم أولى ببعض في كتاب الله } [ الأحزاب 6 ] 

Maka setelah itu, saling mewarisi harus karena hubungan rahim, bukan ikatan persaudaraan. 

Kata mutiara

لايتقي ( الله ) عبد حتى يخزن من لسانه
"Seorang hamba tidak dikatakan betakwa kepada Allah, sampai dia bisa menjaga lisannya" 
 
Ibadah beliau

Abu Hurairah berkata, : "Saya tidak pernah melihat seorang sahabatpun yang mirip dengan sholatnya Rasulullah saw selain daripada ibnu Ummu Sulaim (Anas bin Malik ). Ibnu Sirin berkata, "Anas adalah sahabat yang sholatnya paling bagus, baik di rumah maupun pada waktu safar."
 
Tsumamah berkata, "Anas sholat sampai kedua kakinya bengkak mengeluarkan darah, karena sholatnya sangat panjang. Semoga Allah meridhoinya. 

Anas berkata, : "Ambillah (Al Qur'an dan As Sunnah) dariku, karena saya mengambilnya langsung dari Rasulullah saw, dan Rasulullah n dari Allah swt. Kamu tidak akan mendapatkan kabar yang lebih kuat, kecuali dariku"

Anas juga tahu benar ibadah Rasulullah saw. Dan tidak ada satu malampun dia melihat Rasulullah kecuali beliau menangis.

Al Hariri berkata: Anas mulai ihram dari Dzat Iraq, saya tidak mendengar sesuatupun darinya kecuali dzikir kepada Allah, sampai dia tahalul. Kemudian ia berkata padaku "Wahai keponakanku (ibn akhi) beginilah ihram."

Pada hari Jum'at, Anas menemui Sholih bin Ibrahim yang sedang berbincang-bincang di salah satu rumah istri nabi, lalu dia berkata "Mah" Ketika selesai sholat, dia berkata, : "Saya benar-benar takut kalau-kalau sholat Jum'atku batal, gara-gara perkataanku pada kalian "Mah". 

Rasa takut beliau

Ketika Az Zuhri masuk ke rumah Anas di Dimsiq (Irak), dia melihat Anas menangis. Kemudian ditanya, "Apa yang menyebabkan engkau menangis? Dia menjawab, "Saya tidak tahu apapun kecuali apa yang telah dilakukan oleh Rasulullah n dan para sahabatnya tentang masalah shalat. Dalam masalah sholat ini telah dihilangkan ( diakhirkan dari waktunya ). Pada masa itu ( Bani Umayyah ) masalah sholat diakhirkan, kecuali pada masa Umar bin Abdul Aziz. 
Jihad beliau

Anas mulai ikut berjihad mulai dari kecil. Dikatakan kepada Anas: Apakah engkau menyaksikan perang Badar? Ia  menjawab " Laa umma laka! Kemanakah saya kalau sampai tidak hadir."

Muhammad bin Abdullah berkata " Anas keluar bersama Rsulullah ketika terjadi perang Badar, ia adalah seorang anak yang membantu Rasulullah. 

Musa mengabarkan bahwa Anas mengikuti peperangan sebanyak delapan kali.
 
Karamah Anas

Ibnu Abi Dunya berkata "Ketika Tsabit sedang bersama Anas, tiba-tiba datang Qohromanah dan berkata, "Wahai Abu Hamzah, talah datang musim kemarau, sehingga tanah kami kering" Kemudian Anas langsung berdiri dan mengambil air wudhu, lalu keluar menuju tanah tadi  dan melakukan sholat sebanyak dua rakaat. Setelah itu dia berdo'a. Maka tiba-tiba awan mendung dan turunlah hujan, sampai airnya meluap. Ketika hujan reda, Anas memanggil sebagian keluarganya dan berkata " Lihatlah langit itu". Maka setelah itu tanahnya menjadi subur.
  
Menjadi Amir

Abu Bakar  dan Umar telah mengangkat Anas sebagai amir di Bahrain, keduanya pun berterima kasih kepadanya. 

Setelah dari Rasulullah saw, Anas pergi ke Basrah. Di sana dia sampai mengalami empat masa, dan mendapatkan perlakuan yang kasar ketika masa Hajjaj dikarenakan fitnah dari Ibnu Asy'ats. Hajjaj mengira bahwa Anas ikut campur dalam masalahnya kemudian dia berfatwa mengenai hal tersebut. Hingga Hajjaj menunjukan lehernya dan berkata, " Nih… lehernya Hajaj!" Kemudian Anas mengadu pada Abdul Malik. Maka ketika Abdul Malik mendapat laporan seperti itu dia langsung mengancam Hajjaj, sehingga dia merasa takut dan berbuat baik sama Anas. 

Anas pernah menjadi utusan Abdul Malik pada masa kepemerintahannya, sekitar tahun 92. Dia membangun semua kota Dimsiq. Ketika Anas bergegas menuju masjid Dimsiq, Makhul bertanya padanya, "Apakah wajib berwudlu ketika selesai mengurus jenazah? Beliau menjawab "Tidak usah wudlu"

Ketika Anas menghadap Walid, dia bertanya, "Apa yang telah engkau dengar dari Rasul perihal hari kiamat? Anas menjawab, "Saya mendengar Rasulullah n bersabda "Kalian dan hari kiamat seperti dua ini –jari telunjuk dan jari tengah-"
 
Zuhud dan Ketawakalan beliau

Ketika seorang amir datang untuk memberikan fa'i kepada Anas, dia mengatakan apakah anda mau mengambil 1/5? Dia menjawab, "Tidak" Ia tidak menerimanya.
 
Ketika Anas sakit, ditawarkan kepadanya agar didatangkan seorang dokter, tapi Anas malah menjawab " Seorang dokter malah menyakitiku" 

Syafaat Rasul untuk Anas

Imam Ahmad berkata : Anas meminta syafaat kepada Rasulullah n pada hari kiamat. Maka rasul menjawab, "Ya pasti saya akan penuhi permohonanmu." Anas bertanya, "Di manakah saya memohonnya pada hari kiamat nanti, wahai nabiyallah?"  Rasul menjawab "Mintalah padaku sesuatu yang pertama kamu minta padaku yaitu di atas sirat." Tanya Anas, "Jika aku tidak ketemu engkau di situ?" Jawab rasul, "Maka kalau tidak ketemu di sana berarti saya berada di Mizan. Jika tidak ketemu di Mizan, maka saya ada di Telaga, saya tidak salah tentang tiga tempat tersebut pada hari kiamat"  

Harapan Anas

Anas adalah pemilik sandal dan kantong kulit Rasulullah saw. Anas berkata, : Aku sangat mendambakan akan bertemu dengan Rasulullah saw dan berkata " Wahai Rasulullah saw aku adalah pembantu kecilmu"
  
Wafatnya beliau 

Dikatakan kepada Anas, "Engkau adalah sahabat Rasulullah n yang paling terakhir yang masih hidup." Anas menjawab, Kaum Arab masih tersisa, adapun dari sahabat beliau, maka saya adalah orang yang paling akhir yang masih hidup. Ketika Anas sakit, ditawarkan kepadanya agar didatangkan seorang dokter, tapi Anas malah menjawab " Seorang dokter menyakitiku" dan dia memohon agar dia ditalkin 'Laa ilaha illallh, karena dia (Malaikat) telah datang. Dia senantiasa mengatakannya, sampai Malaikat pencabut nyawa mencabut nyawanya. Di sisi dia ada tongkat kecil punya Rasulullah saw. yang kemudian dikubur bersamanya. 

Ketika Anas wafat, beliau berumur 107 tahun. Berkata Waqidi dan lainnya" Anas adalah sahabat di Basrah yang paling terakhir wafatnya." Para ahli sejarah selisih dalam menentukan kematian beliau, ada yang mengatakan wafat pada tahun 90, 91, 92 dan ada pula yang mengatakan tahun 93, dan inilah yang mashur menurut jumhur. Imam Ahmad berkata : Anas bin Malik dan Jabir bin Zaid wafat bersamaan pada hari Jum'at, tahun 93. 

Qotadah berkata : Ketika Anas wafat, Muariq al 'Ajli berkata, Hari ini telah pergi / hilang setengah dari pada ilmu. Dia ditanya, kenapa bisa demikian wahai Abu Mu'tamar? Ia menjawab : Jika ada orang-orang pengikut hawa nafsu menyelisihi kita hadits dari Rasulullah n kita katakan pada mereka : "Mari kita kembalikan pada orang  yang mendengar (Anas) darinya (Rasul)." 

Wallahu a'lam bishowab

Refrensi :

Al Bidayah Wan Nihayah, Ibnu Katsir, Maktabah Ash Shofa, cet 1, 1423 H – 2003 M.
Siyar A'lam An Nubala, Imam Adz Dzahabi, Darul Fikr, cet 1, 1417 H – 1997 M.
Hayah Ash Shohabah, Muhamad Yusuf Al Kandahlawi, Darul Qolam, cet 1, 1406 H – 1987 M.
Al Ishobah, Ibnu Hajar Al Asqolani
Zadul Ma'ad, Ibnu Qoyyim Al Jauziyah, Muasasah Ar Risalah, cet 3, 1421 H – 2000 M.
Rabu, 17 Oktober 2012 0 komentar

KANGEN :)

Tiba2 kangen dengan nasyid yang biasa kami didengungkan di aula besar FK/FKG, yang bikin hati bergelora terbakar semangat yang menyala-nyala. Dan aku yakin, semua fase itu tak kan pernah terlupa.... Yups, masa-masa kangen dengan amanah2 yang senantiasa menjaga dan menjauhkanku dari kesia-siaan...

Tekad (Izzis)


Kami sadari jalan ini kan penuh onak dan duri
Aral menghadang dan kedzaliman yang kan kami hadapi
Kami relakan jua serahkan dengan tekad di hati
Jasad ini , darah ini sepenuh ridho Ilahi
Kami adalah panah-panah terbujur
Yang siap dilepaskan dari bujur
Tuju sasaran , siapapun pemanahnya

Kami adalah pedang-pedang terhunus
Yang siap terayun menebas musuh
Tiada peduli siapapun pemegangnya

Asalkan ikhlas di hati tuk hanya Ridho Ilahi

Kami adalah tombak-tombak berjajar
Yang siap dilontarkan dan menghujam
Menembus dada lantakkan keangkuhan

Kami adalah butir-butir peluru
Yang siap ditembakkan dan melaju
Mengoyak dan menumbang kezaliman

Asalkan ikhlas di hati tuk jumpa wajah Ilahi Rabbi

Kami adalah mata pena yang tajam
Yang siap menuliskan kebenaran
Tanpa ragu ungkapkan keadilan

Kami pisau belati yang selalu tajam
Bak kesabaran yang tak pernah akan padam
Tuk arungi da?wah ini , jalan panjang

Asalkan ikhlas dihati menuju jannah Ilahi Rabbi
Sabtu, 06 Oktober 2012 0 komentar

Anak-Anak Payung


Hujan mendesis diantara decit rem mobil di perempatan lampu merah,
diantara laju hiruk pikuk kota yang denyutnya masih stabil walau maghrib sudah lama tenggelam dan isya’ menjelang.
Payung-payung berkembang merekah senyum menyambut hujan,
Payung-payung yang rindu hujan sejak kemarau masih asyik menghadang hujan,
Delapan payung elok berbaris dengan empunya di halte busway yang temaram dari kejauhan.
Pohon dan bunga di tepi jalan mulau kuyup bersenandung menyambut hujan semakin deras.
Usahlah lengang jalanan, payung-payung merindukan keramaian hiruk pikuk manusia yang alpa dan seribu dua ribu bisa masuk kantong-kantong anak-anak payung .
Seribu dua ribu yang bisa mengganjal perut yang kemeriuk riang berceloteh menantang desis hujan yang tanpa ampun menghembuskan hawa dingin dan membuat manusia berkemul dengan baju hangat.
Sayangnya, anak-anak payung hanya berbalut kaus oblong dan celana pendek yang kusam.
Anak-anak payung acuh dengan cubitan dinginnya hujan yang tiada mau berhenti di malam yang temaram.
Anak-anak payung masih rapi jali berjejer di sepanjang halte menuju zebra cross dan mereka yakin malam ini takkan buram dan bisa membawa pulang uang untuk makan.


0 komentar

BERSYUKUR ITU……



Hal-Hal yang Membuat Kita Harus Bersyukur

Bersyukur kepada Allah SWT adalah suatu keharusan bagi orang Islam yang beriman karena setiap menit, bahkan setiap detik umat manusia di dunia ini selalu menikmati fasilitas yang dianugerahkan Allah SWT. Tanpa disadari nikmat itu telah melekat sejak manusia terlahir ke alam dunia hingga saat ini. Jantung berdetak, darah mengalir, mata melihat, telinga mendengar. Itu semua adalah sebagaian kecil dari nikmat yang di anugerahkan Allah SWT kepada manusia. Betapa besarnya anugerah nikmat Allah SWT dari mulai yang kecil sampai yang besar, dari yang terlihat mata sampai yang tak terlihat.
Rasulullah SAW bersabda dalam hadistnya, “Manfaatkanlah lima perkara, sebelum (datang) lima perkara lainnya, yaitu : Masa mudamu sebelum datang masa tuamu. Masa sehatmu sebelum datang sakitmu. Masa kayamu sebelum datang fakirmu. Masa hidupmu sebelum matimu. Dan masa senggangmu sebelum datang kesibukanmu.” (HR. Imam Hakim & Baihaqi)
Allah SWT berfirman, “……..Lain syakartum laazidannakum, wa lainkafartum inna ‘adzabii lasyadiid.” “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim:7)
Dalam setiap shalat yang kita lakukan bahkan kita selalu melafalkannya melalui do’a Iftitah, “Inna sholati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillaahi rabbil ‘aalaamiin”. “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku semua hanya untuk Allah, Penguasa alam semesta.”  Inilah konsep bersyukur sebenarnya.
Dengan bersyukur hati menjadi lapang, tidak ada iri dan dengki. Manusia yang tidak bersyukur jadinya kufur. Syukur dan sabar ibarat dua mata uang yang tidak terpisahkan satu dengan lainnya, oleh karena syukur dan sabar pula sehingga jika seandainya kita melihat orang naik gaji atau naik jabatan kita tak lantas jadi naik tensinya. Allah SWT yang Maha Mengetahui kondisi yang terbaik bagi kita, mungkin kitanya yang memang belum pantas di mata Allah untuk mendapatkan sesuatu yang lebih besar, sehingga Allah SWT menginginkan kita belajar lebih banyak lagi hingga pada saatnya nanti segala sesuatu akan datang tepat pada waktunya. Sebagaimana ungkapan yang sering kita dengar, every good thing happens for those who wait.

Bersyukur Itu….

Bersyukur berarti menggunakan nikmat yang di anugerahkan Allah SWT pada misi pengabdian dan keta’atan kepada-Nya. Imam Nawawi memberikan penjelasan tentang esensi bersyukur : “Hakekat syukur adalah pengakuan atas kenikmatan yang diberikan Allah SWT disertai sikap mengagungkan-Nya”.
Dengan demikian menjadi sebuah keharusan bagi umat manusia untuk senantiasa menumbuhkan rasa syukur didalam dirinya. Sebab dengan bersyukur, maka akan selalu ingat kapada yang telah memberi nikmat (Allah SWT). Pun bisa lebih bijak  menggunakan kenikmatan sesuai dengan fungsi yang sebenarnya.
Untuk dapat bersyukur dengan baik, maka  perlu mengetahui bahwa karunia Allah SWT tidak hanya bersifat materi saja, namun mencakup banyak hal, misalnya kesehatan, kekayaan, keahlian, kesempatan, kemampuan intelektual dan lain sebagainya. Bahkan nikmat terbesar yang telah diberikan Allah SWT adalah hidup dalam keadaan islam dan beriman.
Tapi tahukah Anda bahwa, bersyukur tidak hanya sesuatu yang wajib dilakukan oleh kita yang memiliki iman, tetapi bersyukur adalah juga alat pembuka rejeki dan nikmat yang lebih banyak lagi?
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmatKu kepadamu (QS Ibrahim:7)”
Syukur yang membuka pintu rejeki, berkah, anugerah yang lebih besar lagi, membuat Anda bisa merasakan dan menerima kesuksesan yang telah sekian lama Anda cari saat ini juga, adalah perasaan penghargaan dan terima kasih kepada Tuhan, akan apapun yang diberikanNya, dalam semua situasi dan kondisi.

Ungkapan yang Menunjukkan Tidak Bersyukur

Untuk mengetahui bagaimana cara bersyukur yang tepat, sekarang mari kita lihat tanda-tanda yang menunjukkan kebalikan dari orang yang bersyukur:
1. Mengeluh
Setiap jenis keluhan entah itu yang diutarakan dengan bercanda, apalagi yang serius, adalah ciri tipisnya atau bahkan tidak adanya rasa syukur. Dan ini tidak hanya meliputi keluhan terhadap kondisi personal, diri dan badan kita sendiri, tetapi juga keluhan terhadap kondisi lingkungan, masyarakat dan negara.
2. Mengecil-ngecilkan nikmat yang telah diberikan Tuhan
Misalnya, kalimat-kalimat macam ini: Ah, gajiku sih kecil... Ah, biasa saja... Rumahku kan gubug ini, lain dengan rumahmu... Ayo kita makan seadanya saja ya... dsb.

3. Kikir

Ya, kikir adalah juga satu tanda tidak bersyukurnya seseorang. Dia merasa bahwa yang dia miliki masih kecil jumlahnya, sehingga tidak mau berbagi atau sulit berpisah dengannya. Atau dia khawatir, cemas, dan takut tidak akan mendapat lagi, sehingga merasa harus menyimpan-nyimpan untuk diri sendiri.

4. Menginginkan apa yang menjadi milik orang lain

Ada orang yang kerjanya lapar mata terus. Tidak pernah puas. Apapun yang dimiliki orang lain, ingin dia miliki juga, bahkan dengan penuh rasa persaingan. Dia tidak bisa melihat orang lain maju tanpa sekilas perasaan iri atau dengki menyelimuti.
Adapun tempat yang yang layak bagi orang kufur (kafir) adalah neraka Jahanam bersama orang-orang munafik, seperti yang tercantum dalam surah an-Nisa [4] ayat 140. Hal ini sejalan dengan kandungan surah al-A’raf [7] ayat 179, yang artinya: “Dan sesungguhnya kami jadikan untuk isi neraka Jahanam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak menggunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata, (tetapi) tidak digunakan untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga, (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu laksana binatang ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.”

Cara simpel untuk Bersyukur

Terdapat beragam cara maupun bentuk perwujudan rasa syukur kita kepada Allah SWT, diantaranya adalah :

  1. Mengucapkan “Alhamdulillah”
  2. Melalui amal perbuatan yakni dengan melakukan amal shalih, memakai hijab, membahagiakan keluarga, bekerja, ibadah, dan  lain-lain.
  3. Berterimakasih, jika perantaranya adalah manusia
  4. Melihat kepada yang lebih kurang dari kita
  5. Berbagi kepada sesama
Didalam QS. Ar-Rahman, berkali-kali disebutkan, “Fabiayyi ‘alaa i-rabbikumaa tukadz-dzibaan. Maka nikmat Tuhan-Mu yang manakah yang kamu dustakan?”
Allah Swt memperhatikan hamba-hamba-Nya yang bersyukur, sebagaimana janji Allah SWT dalam firman-Nya, “Ingatlah kepada-Ku, Aku juga akan ingat kepada kalian. Dan bersyukurlah kepada-Ku, janganlah kalian kufur.” (Qs. Al-Baqarah : 152)
Andai ada seseorang mencoba untuk menghitung nikmat Allah SWT, tentu akan kehabisan angka dan kemampuan karena nikmat Allah SWT tak terhingga banyaknya.
Dalam surat lain Allah SWT pun berfirman, “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”(QS. An-Nahl : 1)
Sungguh kebenaran ayat tersebut sama sekali tidak dapat disangkal. Betapa banyaknya nikmat Allah SWT yang di anugerahkan kepada umat manusia. Sementara mereka hanya mampu memuji, mensucikan dan mengagungkan atas kemaha besaran-Nya. Ungkapan itu membuktikan bahwa umat manusia di alam dunia ini adalah makhluk yang dha’if, sekaligus merupakan pengakuan dan kesadaran sebagai manusia yang harus mengabdi (beribadah) hanya kepada Allah SWT semata.
Diantara pembuktian dalam merealisasikan rasa syukur kapada Allah SWT adalah dengan jalan menggunakan umur, harta benda, kesehatan dan lain sebagainya untuk kemaslahatan diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan Negara atas dasar mengharap ridlo Allah SWT. Dengan pembuktian syukur yang benar, maka Allah SWT memberi jaminan akan menambah kenikmatan yang lebih banyak lagi serta terhindar dari Adzab-Nya yang pedih.
Kapan harus bersyukur, mungkin kita pun terkadang gamang menjawabnya. Setiap tahunkah, setiap bulankah, setiap minggukah, setiap jam, menit atau detik?. “Dalam setiap nafas dari seluruh nafas ada syukur yang wajib atasmu”, begitu jawaban Imam Ja’far Ash-Shadiq dalam kitabnya Mashaabihu Asy-Syarii’ah”.
Imam Al-Ghazali menjelaskan bahwa cara bersyukur kepada ALLAH SWT terdiri dari empat komponen.
1. Syukur dengan Hati
Syukur dengan hati dilakukan dengan menyadari sepenuhnya bahwa nikmat yang kita peroleh, baik besar, kecil, banyak maupun sedikit semata-mata karena anugerah dan kemurahan ALLAH.
ALLAH SWT berfirman, “Segala nikmat yang ada pada kamu (berasal) dari ALLAH”. (QS. An-Nahl: 53)
Syukur dengan hati dapat mengantar seseorang untuk menerima anugerah dengan penuh kerelaan tanpa menggerutu dan keberatan, betapa pun kecilnya nikmat tersebut. Syukur ini akan melahirkan betapa besarnya kemurahan da kasih sayang ALLAH sehingga terucap kalimat tsana’ (pujian) kepada-NYA.
2. Syukur dengan Lisan
Ketika hati seseorang sangat yakin bahwa segala nikmat yang ia peroleh bersumber dari ALLAH, spontan ia akan mengucapkan “Alhamdulillah” (segala puji bagi ALLAH). Karenanya, apabila ia memperoleh nikmat dari seseorang, lisannya tetap memuji ALLAH. Sebab ia yakin dan sadar bahwa orang tersebut hanyalah perantara yang ALLAH kehendaki untuk “menyampaikan” nikmat itu kepadanya.
Al pada kalimat Alhamdulillah berfungsi sebagi istighraq, yang mengandung arti keseluruhan. Sehingga kata alhamdulillah mengandung arti bahwa yang paling berhak menerima pujian adalah ALLAH SWT, bahkan seluruh pujian harus tertuju dan bermuara kepada-NYA.
Oleh karena itu, kita harus mengembalikan segala pujian kepada ALLAH. Pada saat kita memuji seseorang karena kebaikannya, hakikat pujian tersebut harus ditujukan kepada ALLAH SWT. Sebab, ALLAH adalah Pemilik Segala Kebaikan.
3. Syukur dengan Perbuatan
Syukur dengan perbuatan mengandung arti bahwa segala nikmat dan kebaikan yang kita terima harus dipergunakan di jalan yang diridhoi-NYA. Misalnya untuk beribadah kepada ALLAH, membantu orang lain dari kesulitan, dan perbuatan baik lainnya. Nikmat ALLAH harus kita pergunakan secara proporsional dan tidak berlebihan untuk berbuat kebaikan.
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa ALLAH sangat senang melihat nikmat yang diberikan kepada hamba-NYA itu dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya ALLAH senang melihat atsar (bekas/wujud) nikmat-NYA pada hamba-NYA. (HR. Tirmidzi dari Abdullah bin Amr)
Maksud dari hadits di atas adalah bahwa ALLAH menyukai hamba yang menampakkan dan mengakui segala nikmat yang dianugerahkan kepadanya. Misalnya, orang yang kaya hendaknya menampakkan hartanya untuk zakat, sedekah dan sejenisnya. Orang yang berilmu menampakkan ilmunya dengan mengajarkannya kepada sesama manusia, memberi nasihat dsb. Maksud menampakkan di sini bukanlah pamer, namun sebagai wujud syukur yang didasaari karena-NYA. ALLAH SWT berfirman, “Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur)”. (QS. Adh-Dhuha: 11)
4. Menjaga Nikmat dari Kerusakan
Ketika nikmat dan karunia didapatkan, cobalah untuk dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Setelah itu, usahakan untuk menjaga nikmat itu dari kerusakan. Misalnya, ketika kita dianugerahi nikmat kesehatan, kewajiban kita adalah menjaga tubuh untuk tetap sehat dan bugar agar terhindar dari sakit.
Demikian pula dengan halnya dengan nikmat iman dan Islam. Kita wajib menjaganya dari “kepunahan” yang disebabkan pengingkaran, pemurtadan dan lemahnya iman. Untuk itu, kita harus senantiasa memupuk iman dan Islam kita dengan sholat, membaca Al-Qur’an, menghadiri majelis-majelis taklim, berdzikir dan berdoa. Kita pun harus membentengi diri dari perbuatan yang merusak iman seperti munafik, ingkar dan kemungkaran. Intinya setiap nikmat yang ALLAH berikan harus dijaga dengan sebaik-baiknya.
Seperti kata Harun Yahya: Hidup dan nasib, bisa tampak berantakan, misterius, fantastis, dan sporadis, namun setiap elemennya adalah subsistem keteraturan dari sebuah desain holistik yang sempurna. Menerima kehidupan berarti menerima kenyataan bahwa tak ada hal sekecil apapun terjadi karena kebetulan. Ini fakta penciptaan tak terbantahkan.
Semoga kita senantiasa menjadi hamba-hamba yang senantiasa bersyukur atas nikmat Allah yang bertebaran di setiap detik, menit, jam, hari, tahun, dan hidup kita. Aamiin….

Disadur dari berbagai sumber
Senin, 01 Oktober 2012 0 komentar

Huruf yang Kukenal


Huruf-huruf yang kukenal dengan baik itu berbaur diantara kata, diantara kalimat, diantara paragraf, diantara tulisan di billboard, di kopaja, di metromini, di kereta, di angkot, di rumah, di hotel, di cottage, di sepanjang jalan, diantara materi yang harus kulahap habis, bahkan di novel. Huruf-huruf itu bukannya menjadi kabur tetapi malah menjadi semakin riil seolah hidup, menari, menggoda.Ah,inginnya enyah saja daripada membuatku smakin larut ke dalam huruf-huruf itu.Atau memang aku berjodoh?


 
;