Jumat, 30 November 2012

[EnjoyJakarta] One Step Closer: Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk

Bagi kami, traveler sejati :D Berburu destinasi wisata yang langka bin ajaib adalah keharusan. Maksudnya langka adalah bukan destinasi wisata yang umum dikunjungi oleh sebagian besar traveler, tetapi juga bukan destinasi wisata yang tidak menarik. Well, hari minggu yang cerah ini, Alhamdulillah kami (saya dan teman saya—Myva) berkesempatan mengunjungi Taman Wisata Alam Angke Kapuk.

Saya janjian dengan sahabat saya di Stasiun Angke lalu mengisi bahan bakar sebentar dengan buryam :p Lalu kami naik angkot merah BO2 ke arah Jembatan Dua (Rp 2000), oper naik angkot merah lagi BO1 (Rp 3000) ke arah Pizza Hut/Jl. Muara Karang Barat/Kompleks Mediterania—kawasan elit itu loh sob, oper lagi naik U11 angkot warna merah (Rp 3000) ke Taman Wisata Alam Angke. Hanya dengan Rp 10.000 saja per orang, sobat sudah bisa masuk loh….

Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk ini terletak di Kapuk Muara, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. TWA Angke Kapuk adalah kawasan pelestarian alam yang dimanfaatkan untuk kegiatan wisata alam dan berpusat pada pengembangan ECOTOURISM. Luas Area TWA Angke Kapuk seluas 99,82 Ha yang merupakan tipe lahan basah yang didominasi vegetasi utama mangrove. Kawasan tersebut telah berubah menjadi tambak dan telah direhabilitasi tanaman mangrove 40% tindakan, pelestarian, dan penanaman kembali hutan mangrove. Di Jakarta sangat dibutuhkan karena fungsi dan manfaatnya yang sangat strategis bagi pesisir pantai ibukota Indonesia, mencegah instruisi air laut ke daratan dan juga berperan dalam meredam bencana banjir karena satu gram lumpur mampu menyerap tiga gram air.


Di TWA ini, kami menemukan vegetasi yang dulu hanya kami hafal ketika masih di bangku SMA seperti api-api (avicenia sp.), bidara (sonnetaria caseolaris), dan bakau (rizhopora mucronata dan rizhopora stylosa). Kami hanya menemukan beberapa spesies fauna seperti ikan dan burung. Selebihnya kami hanya mendengar kecipak-kecipak air yang tersibak. Saya menduga ular air. Well, tak perlu khawatir, jarak air dan jalan yang terbuat dari kayu ini lumayan jauh.



Di TWA ini, sarana dan prasarana penunjang kegiatan wisata alam dengan desain yang alami sangat memadai loh, meliputi pusat informasi, camping ground, bangunan tenda semi permanen, pondok wisata, pendopo serbaguna, café, restoran, areal outbound, dermaga perahu, mushola, masjid, lapangan olahraga, dan toilet.




Oh ya, mayoritas pengunjung datang ke wisata ini dengan menggunakan sepeda motor dan mobil. Kami? Cukuplah berjalan kaki dan naik angkot, hoho, modal nekad, pantaslah kami disebut backpacker sejati :p Makin legam, makin eksotis, hehe… Di sini kita juga bisa outbond ringan nih, asyik kan?


Pengunjung juga bisa menikmati wisata air. Sebagai ilustrasi. Biaya untuk naik perahu dengan kapasitas 6 orang berbiaya Rp 150.000-Rp 200.000. sedangkan Kano Rp 50.000/45 menit. Rencananya kami mau mencoba mendayung dengan kano berdua. Alamak, matahari sangat terik! Dan kami belum makan siang. Walhasil kami urung mencobanya.



Alternatif lain pun bisa dicoba misalnya:
Berkemah
    Ada tenda permanennya loh buat berkemahmu makin ciamik. Apalagi di dalamnya sudah ada kasur. Berkemah berasa di kamar sendiri. Apalagi toiletnya juga lumayan bersih. Namun biayanya lumayan lah minimal Rp 300.000/camping/malam, dengan spesifikasi untuk 2 orang plus sarapan pagi.


Pemotretan, pendidikan, dan penelitian
     Perlu sobat tahu, jika sobat datang ke TWA ini dengan menggunakan kamera saku atau semacam DSLR dikenakan biaya Rp 500.000 entah pemotretan itu untuk keperluan prewed, pribadi, model profesional. Untuk amannya pake aja kamera HP dengan berbagai merek, tidak dipungut biaya alias GRATIS.
Penginapan, pondok alam dan rekreasi keluarga
  Bila sobat beserta keluarga ingin menginap, setidaknya minimal menyiapkan uang sebesar Rp 1.300.000/malam/rumah dengan spesifikasi 2 kamar tidur, 1 kamar mandi shower, ruangan AC, makan pagi untuk 4 orang (Pondok Alam Rhizopora 1,2,3)


Penanaman mangrove
   Dengan biaya Rp 150.000 per orang dengan fasilitas 1 kaos, makan siang, dan 2 pohon bibit mangrove



Penanaman nostalgia
   Dengan biaya Rp 500.000 per orang dengan fasilitas 1 kaos, 1 pohon bibit mangrove, dan papan nama. 

Adapun cara mencapai lokasi:
Dari arah tol bandara Soekarno-Hatta, keluar tol arah Kapuk Muara, Pantai Indah Kapuk arah Waterboom, Golf dan Garden House- TWA
Dari Pluit keluar Muara Karang masuk Pantai Indah Kapuk terus ke RS PIK, Waterboom, Golf dan Garden House- TWA
Dari Tol JORR Lingkar Barat keluar Kamal terus ke Jalan kamal Raya, masuk kompleks Elang Laut, PIK arah Waterboom, Golf dan Garden House- TWA

Setelah berlibur di TWA Angke Kapuk ini badan jadi fresh, bagai menemukan oase di antara hutan baja pencakar langit Jakarta. Sejenak membuat kami lupa waktu serta membuat kami menemukan ruang kedamaian setelah 5 hari berjibaku dengan rutinitas, melepas hingar bingar Jakarta yang pekat.

Selamat berlibur, salurkan informasi yang berharga ini untuk sobatmu tercinta. Berwisata di Jakarta tak cuma mall atau tempat hiburan dan permainan. Enjoy Jakarta. Salam hangat :) 


Referensi:
http://moedzi.blogspot.com
http://infolite-infolite.blogspot.com


Tulisan ini saya sertakan dalam kontes Blog: "Enjoy Jakarta, WAKTUNYA LUPA WAKTU"




oya, mampir ke sini sob: ada novel menarik dari toko buku afra semisal da conspiracao novel berlatar sejarah Islam di Sumbawa, diskonnya pun juga bikin ketagihan. 

http://www.tokobukuafra.com/da-conspiracao-afifah-afra?tracking=513ebafb39e93

13 komentar:

Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...

oke sip.......

Agunx Agoenx mengatakan...

Berbagi Kisah, Informasi dan Foto

Tentang Indahnya INDONESIA

www,jelajah-nesia.blogspot.com

Suriyah Yayah Manisz mengatakan...

Aiiiihhhh, elok nian tempat ini. Aku kan di Depok, kapan-kapan akan kusambangi deh.

Menarik, menarik, menarik . . Semoga alamnya makin lestari, warganya makins ehat, pengunjungnya mendapat manfaat . .

Semangaaaaatttttt . . .

wildan saladin mengatakan...

waaaaaah.. ini tempaatnyaa cocok buat para playboy cap kabel.. wakakakak.. asek aseeek..

sari richa mengatakan...

siiippp patut dicoba...
sisi lain jakarta selain mall ;)

lelylilylaily mengatakan...

wah enaknya...bisa jalan jalan...
lanjutkan! :D

khafkamuslimah mengatakan...

Hmm, sepertinya menyenangkan... jadi mupeng...

Anonim mengatakan...

great sist ;)

Anggara mengatakan...

penasaran aja, kalau naik KRL turun di stasiun mana? dan naik moda transportasi penghubung apa lagi dari stasiun itu ya

Mila Mawaddah mengatakan...

Stasiun Angke Lalu kami naik angkot merah BO2 ke arah Jembatan Dua (Rp 2000), oper naik angkot merah lagi BO1 (Rp 3000) ke arah Pizza Hut/Jl. Muara Karang Barat/Kompleks Mediterania—kawasan elit itu loh sob, oper lagi naik U11 angkot warna merah (Rp 3000) ke Taman Wisata Alam Angke. Hanya dengan Rp 10.000 saja per orang, sobat sudah bisa masuk loh….

dewa seo mengatakan...

Ikuti KONTES SEO RGOPOKER 2014 dengan TOTAL HADIAH 32 JUTA RUPIAH..


Untuk informasi lebih lanjut silakan kunjungi

www.kontes-seo-rgopoker.net.
www.kontes-seo-rgopoker.com


HADIAH UNTUK 50 PEMENANG.


gabung disini www.kontes-seo-rgopoker.net

Mila Mawaddah mengatakan...

thanks for the info..

Unknown mengatakan...

wow...backpacker sejati...woww...traveller sejati woww... hehehehe

Posting Komentar

 
;