Senin, 18 Februari 2013 2 komentar

Meet and Greet With Ahmad Fuadi—the Writer of Negeri 5 Menara—at Istora Senayan Jakarta plus Sneak Preview Rantau 1 Muara (the Newest Novel)


Hari Minggu siang, saya masih asyik menulis resensi Mata Ketiga Cinta karya mbak Helvy Tiana Rosa, eh saya melihat status fb Ahmad Fuadi—penulis yang terkenal dengan Negeri 5 Menara dan Ranah 3 Warna—ini akan meluncurkan novel terbarunya di bulan April 2012.

Halo teman-teman, saya hari minggu besok akan preview isi Rantau 1 Muara, sekalian booksigning #Negeri5Menara & #Ranah3Warnanya di KG Fair di Istora Senayan, jam 17-18. Silakan bawa buku masing2. Sampai ketemu.

Langsung deh saya segera mencari kawan untuk mengunjungi KG Fair ini mengingat acara sneak preview Rantau 1 Muara sekaligus booksigning dilakukan di sore menjelang malam. Akhirnya saya dan Richa pun menjadi pengunjung yang segera duduk di depan supaya focus dengan pemaparan mengenai gambaran dari Rantau 1 Muara.

Acaranya dimulai dengan review novel sekaligus film Negeri 5 Menara lalu disambung dengan film pendek Ranah 3 Warna buatan manajemen Ahmad Fuadi sebagai visualisasi novel Ranah 3 Warna. Lalu dilanjutkan dengan tanya jawab dengan pengunjung.

“Pembuatan novel Negeri 5 Menara dan Ranah 3 Warna lumayan lebih cepat daripada novel Rantau 1 Muara karena novel ketiga menceritakan masa ketika sudah dewasa sehingga sedikit lebih rumit sedangkan menuliskan cerita masa kanak-kanak itu tanpa beban. Novel ini ditulis disela-sela traveling ke Italia, Jerman, Afrika, dan Australia.”

Berikut sedikit bocoran mengenai novel terbarunya….



Ahmad Fuadi juga berpesan bahwa jika kita ingin jadi penulis: upayakan menulis tiap hari 1 lembar, bayangkan jika setahun bisa 365 halaman. Lalu karya tersebut didiamkan. Perlu setengah tahun untuk melakukan editing supaya karya kita nanti benar-benar berkualitas.

Selain itu, yang bikin saya hepi karena kemarin saya dapat kaos logo Rantau 1 Muara (R1M) lewat quiz twitter. Berikut twit saya yang menang…. J

Ada bocoran terkait novel terbaru @fuadi1 Rantau 1 Muara yg berisi tentang perjalanan mencari pekerjaan, jodoh, dan hidup :) #R1M) saat di istora senayan kemarin




Yang penasaran. Ini draft cover Rantau 1 Muara, sambungan N5M & R3W. Biru tosca seger..Sabar ya, beredar april:)


mampir ke sini sob: ada novel menarik dari toko buku afra semisal da conspiracao novel berlatar sejarah Islam di Sumbawa, diskonnya pun juga bikin ketagihan. 

http://www.tokobukuafra.com/da-conspiracao-afifah-afra?tracking=513ebafb39e93
Minggu, 17 Februari 2013 0 komentar

Resensi Mata Ketiga Cinta-Helvy Tiana Rosa



Mata Ketiga Cinta—kumpulan puisi Helvy Tiana Rosa yang ditulis dalam kurun 1985-2011—merupakan kristalisasi dari sebuah kejadian, peristiwa yang ditangkap oleh batin penulis. Buku yang diterbitkan oleh Asma Nadia Publishing House ini berisi 42 puisi pilihan mengusung tema dari soal cinta remaja, rumah tangga, kerinduan pada Ilahi, keprihatinan terhadap kondisi dalam negeri hingga persoalan Palestina.
Kumpulan puisi ini dibuka dengan puisi Cintamu Padaku yang puitis melankolis.

Cintamu padaku
adalah kerinduan waktu
memeluk bisu di batu-batu
saat gerimis jatuh

Lalu disambung dengan puisi Thawaf yang membuat saya rindu ingin segera menunaikan rukun Islam kelima yakni berhaji ke tanah suci.

Labbaik Allahumma labbaik

Ada yang berjejalan di dalam
Dada. Cahaya. Embun
Terik. Maha. Kau

Puisi favorit saya di sini adalah Sajak Februari yang menyesap semua rasa rinduku menguar ke udara ketika membacanya.

cinta adalah rasa
yang kuucap dalam setiap desah
dan cuaca
tak sampai-sampai getarnya padamu

                Berikut puisi Mata Ketiga Cinta yang dijadikan judul dalam kumpulan puisi ini yang menggambarkan perasaan bertanya-tanya siapa gerangan wajah tak bernama itu?

Apakah dua mataku
yang kau larung dalam malam?
lalu hari-hari pun terbenam
dalam secangkir kopi tanpa gula
daun-daun jatuh di luar jendela
dan sunyi menyanyikan lagi
lagu gerjaji

dengan masih terpejam
hanya dengan mata ketiga cinta
kulihat sebuah wajah di jantungmu
: Dia yang kau bilang tak bernama

                Setelah puisi-puisi cinta, mari sejenak beralih ke puisi Salam Negeriku, puisi satire yang mendeskripsikan realitas negeri ini, berikut penggalan puisinya:

Aku memeluk merah putih, berdiri di sini, menatap para
pemimpin tercintaku.
Kini kata-kata mereka hampir angina.
Mereka cari nurani di balik kursi.
Aku bertanya-tanya, apa mereka tahu di mana menempatkan
Tuhan dan rakyat dalam diri serta diskusi-diskusi itu.
Bisakah mereka istirah dari perseteruan, karena waktu telah
semakin debu. Kota-kota berteriak parau, merdeka!

                Puisi berikutnya Kepada Tuan Teroris—salah satu puisi favorit saya karena dengan puisi ini membuat masyarakat awam yang mengonsumsi media yang bias tendensius bisa membuka mata mengenai apa yang sesungguhnya terjadi di Afghanistan, Palestina, Irak, Indonesia—ditulis oleh mbak Helvy saat perjalanan dari Cipayung ke Senayan pada tahun 2002.

Kau masih berteriak-teriak gelegar ke setiap penjuru,
menciutkan nyali banyak negeri. “Usamah, Abdullah, Umar,
Muhammad, Ibrahim” itu nama-nama para teroris,
katamu dan kau menyebut penuh prasangka nama-nama
para ulama dalam daftar yang sungguh panjang
Pada saat yang sama, kau sang pemimpin polisi dunia,
menikmati pertunjukan di Palestina sambil memaki para
pejuang kemerdekaan Palestina sebagai teroris serta
bersalaman dengan Sharon sang penjagal
Padahal Palestina berjuang untuk merdeka dari kebiadaban
Zionis Israel

                Puisi mbak Helvy yang berjudul Fi Sabilillah ini menjadi Juara III Lomba Cipta Puisi Islami yang diadakan Yayasan Iqra Jakarta tahun 1992 dengan Dewan Juri: HB Jassin, Sutardhi Calzoum Bachri dan Hamid Jabbar.

jangan ditahan
orang yang ingin melemparkan diri
ke sabilillah
                : ia sudah tahu ramuan cinta yang firdaus
juga rejam rintangan itu

                Kumpulan puisi Mata Ketiga Cinta ditutup dengan puisi yang berjudul Tamat.

Jendela waktu
noktah kecil
debu Januari
dan kopi yang berhenti
mengepulkan
sebuah wajah
: Bagaimana rasanya rindu yang selesai?

                Saya memberi rating 5 bagi kumpulan puisi ini karena sajak-sajaknya sangat puitis serta tema yang dipilih variatif, membuat saya merenung dan larut. Lalu, bagaimana denganmu?

Kemang, 17 Februari 2012



mampir ke sini sob: ada novel menarik dari toko buku afra semisal da conspiracao novel berlatar sejarah Islam di Sumbawa, diskonnya pun juga bikin ketagihan. 

Kamis, 14 Februari 2013 0 komentar

HADITS ARBA'IN NAWAWI KE-9: MEMILIH YANG MUDAH DAN MENINGGALKAN YANG SUSAH

Abu Hurairah Abdurrahman bin Shahr ra berkata : Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda : Apa yang kularang, jauhilah, dan apa yang kuperintah, laksanakan semampu kalian. Sesungguhnya yang membinasakan umat-umat sebelum kalian adalah banyak bertanya dan berselisih dengan nabi mereka.
(HR Bukhori dan Muslim)

AHAMMIYATUL HADITS (URGENSI HADITS)

Yang menjadikan HADITS ini sangat penting adalah perintah untuk senantiasa komitmen terhadap syariat ALLAH baik yang berupa larangan maupun perintah.

SABABUL WURUD (LATAR BELAKANG HADITS)
           
            Ibnu Abbas meriwayatkan bahwa Aqra’ bin Habis ra. Bertanya kepada nabi SAW saat haji wada’ sampai 3 kali,” Ya Rasulullah haji dilakukan setiap tahun atau sekali?” Rasululloh menjawab, “Sekali dan barangsiapa yang mampu maka kerjakanlah dengan segala kerelaan.” (HR Ibnu Majah)

FIQHUL HADITS (KANDUNGAN HADITS)

1.      Apa yang aku larang, maka jauhilah
a)      Larangan yang sifatnya haram, contoh: larangan berzina, minum-minuman keras, mencuri, membunuh tanpa alasan yang dibenarkan menurut syariah, membuka aurat di depan orang yang bukan muhrim, berdusta, menipu, suap, ghibah, namimah, dsb.
b)      Larangan yang sifatnya makruh, contoh: larangan makan bawang mentah bagi orang yang ke masjid untuk melakukan sholat jama’ah.
2.      Keterpaksaan menyebabkan dibolehkannnya melanggar larangan (Al Baqarah: 173)
Adh-dharuratu tubihul mahdzurat: keterpaksaan menyebabkan dibolehkannya larangan-larangan. Contoh: makan bangkai bagi orang yang tidak memiliki makanan sama sekali, dibolehkan membuka aurat dalam rangka berobat ke dokter, tidak diterapkannya hokum potong tangan terhadap orang yang mencuri karena terpaksa dsb.
3.      Komitmen terhadap perintah
a)      Perintah yang bersifat wajib
Perintah ALLAH SWT melalui Nabi Muhammad SAW kepada umat Islam untuk melakukan suatu perbuatan dan didasari berbagai hal yang menyatakan bahwa perintah tsb wajib. Contoh: shalat, zakat, haji, puasa, amar ma’ruf nahi munkar, menepati janji, dsb.
b)     Perintah yang bersifat sunah
Perintah ALLAH SWT melalui Nabi Muhammad SAW kepada kaum muslimin untuk melakukan satu perbuatan dan didasari berbagai hal yang menyatakan bahwa perintah tsb sunah. Contoh: shalat rawatib, perintah azan, nafkah untuk keluarga, perintah infak untuk kebaikan, dsb.
4.      Kesukaran mendatangkan kemudahan (Al Baqarah 185, Al Hajj 78)
Contoh: ALLAH membolehkan berbuka puasa bagi orang yang berpuasa dan melakukan perjalanan atau sakit, membolehkan untuk meng-qasar shalat bagi yang bepergian, membolehkan tayamum bagi orang yang hendak berwudhu taoi tidak menemukan air atau karena kulitnya tidak boleh terkena air (rukshah/dispensasi)
5.      Bagian kewajiban yang mudah tidak boleh ditinggalkan karena adanya bagian yang sulit (Al maysur laa yasquthu bil ma’sur) (Al Baqarah 186, Al Hasyr 7, Al Ahzab 21)
Contoh: ketika hendak sholat, ia tidak bisa berdiri, maka ia tetap harus melakukan shalat dengan kondisi yang bisa ia lakukan
6.      Menjauhi larangan dan mengikis sumber kerusakan
Contoh: wanita yang mengeluarkan zakat hartanya secara sempurna namun ia tetap tidak mengenakan jilbabnya
7.      Mencegah kerusakan lebih didahulukan daripada mengambil manfaat (Dar-ul mafasid muqaddamun ‘ala jalbil maslahih)
Contoh: tidak diperbolehkan menjual anggur kepada orang yang akan membuatnya menjadi khamer meskipun ia berani membayar dengan harga lebih tinggi.
8.      Penyebab kehancuran umat terdahulu
Rasululloh telah menjelaskan kepada kita bahwa penyebab kehancuran umat-umat terdahulu adalah akibat dua perkara. Dua hal tersebut adalah banyaknya pertanyaan yang tidak berguna dan tidak komitmen dengan syariat ALLAH.
9.      Macam-macam pertanyaan
a)      Pertanyaan yang diperintah
-          Bersifat fardhu ‘ain, contoh: bersuci, shalat, puasa, zakat, haji, dsb
“Maka tanyakanlah kepada orang yang mengerti, jika kalian tidak mengetahui (An Nahl 43)
-          Fardhu kifayah, contoh: mendalami masalah fiqih, hadits, tafsir (At Taubah 122)
-          Mandub (dianjurkan), contoh: menanyakan amalan sunnah atau untuk memperjelas hal-hal seputar sah atau batalnya satu perbuatan
b)     Pertanyaan yang dilarang
-          Haram, contoh: tentang waktu tibanya hari Kiamat, hakikat ruh, rahasia qada dan qadar.
-          Pertanyaan yang bertujuan untuk mengejek (Al Maidah 101)
-          Bertanya tentang mukjizat dengan sikap menentang, sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang musryrik
-          Menanyakan sesuatu yang rumit dan hampir tidak bisa dijawab
-          Makruh: pertanyaan yang lebih baik ditinggalkan walaupun jika ditanyakan, ia tidak berdosa
10.  Memahami dan mengamalkan lebih diutamakan daripada bertanya
Seorang muslim hendaklah lebih mementingkan untuk mengkaji dan berusaha memahami semua masalah yang datang dari ALLAH dan RasulNya. Jika yang diadapati adalah perkara yang bersifat normative maka hendaknya ia meyakinin kebenarannya. Namun, jika yang diadapati adalah perkara yang bersifat aplikatif maka bersegeralah untuk mengaplikasikannya.
11.  Sikap para ulama
Semua Imam berusaha mengkaji dan mendalami nilai-nilai yang terkandung dalam Al Qur’an melalui penafsiran Nabi SAW dan ucapan para sahabat dan tabi’in. inilah yang mereka tempuh, maka siapapun yang tidak mengikuti jejak mereka akan sesat dan menyesatkan.
12.  Pertanyaan terhadap sesuatu yang belum terjadi
Dalam kitab Al Marasiil, Abu Dawud meriwayatkan dari Muadz bin Jabal ra bahwa Rasululloh bersabda,” Janganlah kalian menyegerakan datangnya musibah. Jika kalian tidak menjalankan kewajiban, niscaya masih ada dari kalangan kaum muslimin orang yang berkata benar dan mendapat kemudahan. Jika kalian menyegerakan musibah niscaya kalian akan tercerai berai.
13.  Bertanya dengan tujuan mengamalkan
Rafi’ bin Hudaij ra. Bertanya kepada Rasululloh SAW, “ Ya Rasululloh, besok kami menghadapi musuh, sedangkan kami tidak memiliki pisau. Apakah kami boleh menyembelih dengan kulit tebu?” rasululloh menjawab,”Selama darahnya mengalir dan menyebut bismillah maka makanlah. Kecuali dengan gigi dan kuku.” (HR Bukhari dan Muslim)
14.  Ketaatan dan kepatuhan merupakan jalan keselamatan (Al Baqarah 285-286 dan An Nur 51-52)
Keselamatan dan keberuntungan hanya didapat dengan tunduk dan patuh terhadap semua perintah Allah dan rasulNya dan bukan dengan jalan mengikuti orang-orang yang selalu membangkang kepada RasulNya.
15.  Peringatan agar tidak terjadi perpecahan (Al Anbiya’ 92 dan Ali Imran 105)
Allah telah memberikan karakter bagi umat Islam dengan sebutan ummatan wahidah (umat yang satu).
16.  Balasan bagi orang yang keluar dari jamaah (Islam) dan menjadi penyebab terjadinya perpecahan dan perselisihan (An Nisa 115)
Islam sangat tegas terhadap siapapun yang menyebabkan tercerai berainya persatuan umat islam. Karenanya mereka diancam hukuman mati dan siksa yang pedih di akhirat.
17.  Berpegang teguh terhadap syariat Allah SWT merupakan jalan menuju persatuan (Ali Imran 103 dan Al An’am 185)
Rasululloh SAW bersabda,”Aku tinggalkan kepada kalian dua perkara. Jika kalian berpegang teguh pada keduanya, maka kalian tidak akan sesat selamanya. Dua hal itu adalah kitabullah dan sunahku.” (HR Al Hakim)
18.  Perselisihan dalam masalah agama (Ays Syura 13)
“Baca dan pelajarilah Al Qur’an, selama hatimu bersatu. Jika kalian berselisih paham, maka berhentilah (HR Bukhari)
19.  Bahaya mengikuti hawa nafsu (Al An’am 159, Ali Imran 105, dan Al bayyinah 4)
Menurut Al Qur’an, orang-orang yang berusaha membuat perpecahan berdasarkan hawa nafsu bukanlah termasuk dalam barisan orang-orang Islam.
20.  Bisa disimpulkan bahwa haji hanya diwajibkan sekali seumur hidup, bagi orang yang mampu

Referensi:
AL WAFI, Syarah Kitab Arba’in An-Nawawiyah, Menyelami Makna 40 Hadits Rasulululloh karya DR Musthafa Dieb Al Bugha Muhyidin Mistu

Senin, 11 Februari 2013 0 komentar

Kebahagiaan Itu Diciptakan :)

Kebahagiaan? Ada apa dengan kata ini?

Saya dahulu berpikir bahwa kebahagiaan itu ada untuk dicari. Dengan keinginan kita yang tak terbatas sementara kemampuan kita terbatas sehingga apalah bisa semua keinginan itu bisa tercapai. So, solusinya adalah kebahagiaan itu kita ciptakan dengan bersyukur atas karunia Tuhan dengan selalu berpikir positif dan selalu humble. Pada akhirnya senyum selalu menghiasi wajah. Tak terasa, senyum kita terbalas. Aksi reaksi. Law of Attraction. Kita bersedekah dengan senyum kita. Hati riang. Hidu pun lapang! Selamat merayakan hidup dengan berkarya untuk negeri…




Minggu, 03 Februari 2013 0 komentar

Wisata Murah Meriah di Menteng (Part 1)


Kali ini, saya mengisi liburan dengan wisata murah meriah di Menteng bersama sahabat saya Myva. Pasti sobat bertanya-tanya. Apa istimewanya berjalan-jalan di Menteng? Menteng kan kawasan perumahan elit, memang di sana ada wisata apa?

Nih, saya kasih ulasan mengenai destinasi wisata yang murmer alias murah meriah…

1. Taman Menteng

Taman yang diresmikan  Pemprov DKI Jakarta pada 28 April 2007 lalu ini selain untuk menambah ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta, pembangunan taman yang berlokasi di jalan raya HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat ini, juga ditujukan sebagai sarana publik yang bisa sedikit “menyegarkan” warga Jakarta. Taman Menteng juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti arena bermain untuk anak, lapangan futsal dan lapangan basket. Taman ini aslinya adalah markas besar tim kesebelasan kebanggaan warga Jakarta, Persija.

Seiring berjalannya waktu, sangat disayangkan, Stadion Menteng mengalami pergeseran fungsi dari yang seharusnya. Perawatan yang sangat minim membuat stadion ini perlahan-lahan berubah menjadi area yang kumuh. Lebih dari itu, sejumlah oknum yang tidak bertanggungjawab pun mulai bermunculan menguasai lahan di sekitar stadion dan menjadikannya sebagai lahan usaha ilegal. Melihat hal ini Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Sutiyoso, mengambil inisiatif untuk mengubah lahan menjadi sebuah area publik dalam bentuk Taman Kota.

Rute untuk mencapai Taman Menteng dari arah Halte Bundaran HI jalan kaki 15 menit lewat Jl. Sutan Syahrir nanti ketemu Taman Menteng :) Lumayan bisa joging di pagi hari bikin badan tambah bugar dan membakar lemak serta kolesterol dalam tubuh :D













2. Taman Kodok
Taman kodok yang dulunya rindang kini tinggal pohon-pohon palem yang kurang rindang… Perlu revitalisasi ruang terbuka hijau nih…




Referensi:
http://travel.okezone.com/read/2011/06/13/407/467623/taman-menteng-taman-kota-yang-lengkap

 
;